AINUL, JUNIARTI (2025) HUBUNGAN ANTARA DIABETES MELITUS TIPE 2 DAN HIPERTENSI TIPE l PADA LANSIA 60-70 TAHUN DIWILAYAH KERJA PUSKESMAS KARANG TALIWANG MATARAM. HUBUNGAN ANTARA DIABETES MELITUS TIPE 2 DAN HIPERTENSI TIPE l PADA LANSIA 60-70 TAHUN DIWILAYAH KERJA PUSKESMAS KARANG TALIWANG MATARAM, 11 (2): 46. pp. 362-372. ISSN 2621-5152
AINUL JUNIARTI 021.01.3768.pdf
Download (2MB)
Abstract
Latar belakang : Berdasarkan data yang diperoleh dari WHO pada tahun 2023 hipertensi yang terjadi di dunia sebanyak 63 juta orang dari jumlah penduduk setiap tahunnya. Di Indonesia jumlah kasus hipertensi pada tahun 2021 sebanyak 630 ribu orang. Data nasional pada tahun 2022 untuk hipertensi terjadi sebanyak 28420 jiwa, sedangkan diabetes mellitus sebanyak 13676 jiwa. Di provinsi nusa tenggara barat, kejadian kasus hipertensi cenderung mengalami peningkatan. Kejadian kasus hipertensi di Provinsi Nusa Tenggara Barat pada tahun 2023 sebanyak 282,970. Sedangkan jumlah kasus hipertensi di Puskesmas Karang Taliwang pada tahun 2024 sebanyak 2.097 terdiri dari laki-laki sebanyak
1.107 dan perempuan sebanyak 990. diwilayah kerja puskesmas karang taliwang terdapat memiliki kasus hipertensi sebanyak
2.097 terdiri dari pasien laki- laki dan perempuan sebanyak
1.207 dan 110 kasus pasien lansia yang terkena hipertensi dan diabetes melitus.
Tujuan: penelitian ini bertujuan unuk mengetahu apakah ada hubungan atara diabetes melitus tipe 2 dan hipertensi tipe 1 pada lansia 60-70 tahun diwilayah kerja puskesmas karang taliwang mataram
Metode Jenis penelitian ini adalah peneltian kuantitatif case control dengan teknik total samlping dengan keseluruhan dari jumlah populasi sebanyak 110 responden.
Hasil: Dari hasil uji statistik menggunakan Chi-Square didapatkan hasil menggunakan menggunakan continuty corretions sehinnga didapatkan hasil p-value 0,001 dimana nilai p-value kurang dari 0,5 maka dapat disimpulkan Ha diterima dan H0 di tolak, artinya ada pengaruh hipertensi tipe I pada pasien diabetes melitus tipe 2 pada lanjut usia 60-70 tahun diwilayah kerja puskesmas karang taliwang.
Kesimpulan: Berdasarkan hasil yang didapatkan rata- rata riwayat hipertensi responden terbanyak dengan riwayat hipertensi sebanyak 75 responden (68,2%). Seseorang yang memiliki riwayat hipertensi sebelumnya kemungkinan besar akan mengalami hipertensi karena penyakit hipertensi merupakan penyakit keturunan. Berdasarkan pernyataan di atas dapat disimpulkan
bahwa semakin rentan lansia atau semakin bertambahnya usia makan akan terjadi perubahan pada sistem tubuh yang akan menurunkan dan terjadi kekakuan bahkan penyempitan pada pembuluh darah yang menyebabkan terjadinya risiko tinggi terjadinya tekanan darah tinggi pada lansia. Berdasarkan hasil yang didapatkan hasil responden yang mengalami diabetes tipe ll sebanyak 75 responden (68,2%). Dikarenakan responden jarang melakukan aktivitas fisik, disebakan oleh faktor usia, mengalami kegemukan dan memiliki riwayat penyakit hipertensi.
| Item Type: | Article |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing |
| Divisions: | Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Medicine |
| Depositing User: | Mr STIKES Mataram |
| Date Deposited: | 21 Apr 2026 13:38 |
| Last Modified: | 21 Apr 2026 13:38 |
| URI: | https://repo.stikes-mataram.ac.id/id/eprint/5 |

